Prediksi Draft Spurs yang Diabaikan

Saya memantau undian draft NBA seperti simulasi Monte Carlo—setiap bola adalah sampel posterior dari distribusi prior yang saya bangun di R. Bukan sihir. Bukan takdir. Hanya kemungkinan. Spurs dapat pilihan #2. Semua orang bersorak. Saya tidak. Model saya memberi peluang 14% berdasarkan probabilitas menang, riwayat cedera, dan entropi posisi draft—bukan narasi hiperbolik.
Mereka sebut itu ‘keberuntungan.’ Saya sebut itu P(D|H). Data tidak peduli pada bias emosional Anda—data peduli pada matriks kovarians, vektor nilai harapan, dan transisi kondisional dari 50.000 simulasi.
Kantor Warriors? Mereka pakai spreadsheet tahun ‘98. Model saya pakai PyMC3 dengan prior yang dibentuk oleh kinerja G League dan entropi rekrutmen perguruan tinggi.
Anda lihat hasil sebagai narasi. Saya lihat sebagai posterior.
Ketika Anda tanya ‘Siapa yang dapat pilihan?‘—Anda tanya tim dengan probabilitas marjinal menurut asumsi Anda—bukan asumsi saya.
Model saya tidak bersorak. Ia menghitung. Dan kadang… ia diabaikan.
Anda ingin percaya pada sihir? Saya lebih percaya pada interval kepercayaan.
DataDan2001
Komentar populer (5)

السبورس حصلوا على الاختيار الثاني؟ كلامك مزاج، وحسابي دقيق! نموذجي قال لهم فرصة 14% — ليس حظ، بل إحصاءات. حتى القهوة العربية ما ساعدت، لكن الأرقام صمّت! أنت ترى معجزة… أنا أرى توزيعًا شرطيًا. من يصدق الحظ؟ جرب تحويل الاحتمالات قبل التخمينات. شارك صورتك؟ راح في التعليقات!

Spurs haben den #2-Pick? Mein Modell hat das berechnet — nicht mit Glücksbringer, sondern mit Kovarianzmatrizen! Die Fans schreien “Luck!” — ich rechne nur P(D|H). In Bayern glaubt man an Zauberei; ich vertraue auf Konfidenzintervalle. Wer will ein Wunder? Ich geb’ Dir einen CI — und neun Bier.
Was sagt dein Excel-Blatt dazu? Klick — und trink noch ein Helles.

¡La lotería del draft no fue suerte… fue mi modelo con PyMC3! Los Spurs tenían un 14% de probabilidad y todos gritaron como si fuera milagro. Pero yo solo calculé: “No es magia, es covarianza”. Ellos creen en el destino… yo confío en intervalos de confianza. ¿Quién quiere un GIF de un gato lanzando una pelota? Yo prefiero una tabla con errores… y café.
¿Tú crees en la suerte? ¡Comenta tu pick favorito!

بیزیئن مدل نے سپرجز کو 2nd پک دے دیا… اور سب نے خوشی میں تالیاں بجائی! میرا مدل تو اسے صرف 14% کا امکان دے کر بٹھا — جس کہ فٹبال کے لمحات کو اسٹینڈز پر نہیں، بلکہ احتمالات پر۔ تمہارا سمجھت سپرجز؟ نہیں، تمہارا مدل سمجھتا ہے۔
کلکھ رکھنا؟ تو نہیں، حساب رکھنا! 🤔 کمنٹس: آپ کونسا بجھتے ہوئے؟

The Spurs got #2? My model calculated a 14% chance and just sighed into its coffee. You called it luck—I called it posterior probability. Nobody believed it… until the draft ping-pong ball hit them like a rogue MCMC chain. Data doesn’t cheer. It computes.
What’s your emotional bias? Mine’s covariance matrices.
(Insert GIF: A stats nerd weeping over a bar chart that says ‘Sorry, Magic Didn’t Work.’)
- Mathurin Bersinar di NBA Summer LeagueSebagai analis NBA berbasis data, saya mengulas debut impresif Bennedict Mathurin, rookie Indiana Pacers di Summer League. Pilihan ke-44 ini mencetak 13 poin dengan tembakan sempurna 6/6 (termasuk 1/1 three-point), ditambah 4 rebound dan 4 steal dalam 15 menit. Mari selami potensi dua arahnya melalui analisis statistik.
- Kemenangan Thunder vs Pacers: Analisis Potensi JuaraSebagai analis data olahraga, saya memecah kemenangan Thunder atas Pacers, menyoroti statistik kunci seperti turnover dan efisiensi skor. Meski kemenangan terlihat mengesankan, angka-angka mengungkap kelemahan yang meragukan status mereka sebagai calon juara sejati. Ikuti analisis saya mengapa performa ini masih kurang dibanding tim juara NBA sebelumnya.
- Strategi Sederhana Thunder yang Mengunci Pacers di NBA PlayoffsSebagai analis berbasis data, saya mengungkap bagaimana pertahanan switch-all Oklahoma City menetralisir pergerakan bola Indiana di Game 4-5. Ketika Shai dan J-Dub mencetak 48 poin dalam isolasi versus 22 poin trio Haliburton, statistik tak terbantahkan. Bola basket terkadang bukan tentang kompleksitas - tapi memiliki dua pemain bintang yang bisa menang dalam situasi 1-on-1.
- Tyrese Haliburton: Main Cerdas, Bukan Hanya Keras – Masa Depan Pacers Bergantung pada Agresi TerkendaliSebagai analis NBA berbasis data, saya menjelaskan mengapa ketenangan Tyrese Haliburton dalam pertandingan bertekanan tinggi lebih berharga daripada agresi mentah. Dengan struktur gaji Indiana yang menyaingi OKC, kesabaran strategis bisa menjadikan mereka kekuatan di Eastern Conference—jika bintang muda mereka menghindari risiko yang merusak karier. Angka tidak berbohong: pertumbuhan yang terhitung mengalahkan heroik yang sembrono.
- Analisis Data: Haruskah Warriors Mengadopsi Strategi Pacers?Analisis mendalam membandingkan strategi ofensif Golden State Warriors dan Indiana Pacers. Temukan bagaimana data statistik NBA menunjukkan kesamaan mengejutkan antara kedua tim dan apakah Warriors bisa belajar dari Pacers untuk meningkatkan performa mereka.
Alasan Kevin Durant Bergabung dengan Warriors2 bulan yang lalu
Mengapa OKC Mengalahkan Golden State2 bulan yang lalu
Warriors Tukar Kuminga?2025-9-8 15:58:33
Klay Thompson Era Emas2025-8-26 19:57:16
Analisis Data: Mengapa Warriors Harus Lepas Jonathan Kuminga2025-7-27 23:47:49
Draymond Green: Sang Maestro Ritme Warriors2025-7-26 4:35:49
Dilema Forward Warriors: Analisis 10 Kandidat Tanpa Melepas Curry, Butler, atau Green2025-7-24 12:8:22
5 Pemain Warriors yang Harus Dipertimbangkan untuk Dilepas Musim Ini2025-7-22 17:26:16
Kontrak Steph Curry: Kesalahan Strategis?2025-7-15 17:13:27
Data Tak Bohong: Kuminga Mendominasi Playoff vs Minnesota2025-7-13 23:47:20










